Hubungi Kami Hubungi Kami
Update nusaQu

NusaQu Berbagi Peluang Usaha Peternakan dalam Program PEKA BSI

Oleh Nama Penulis - 06 September 2026

Memasuki masa pensiun bukan berarti berhenti produktif. Justru, fase ini dapat menjadi kesempatan untuk mengembangkan kegiatan baru, termasuk memulai atau mengembangkan usaha. Karena itu, pembekalan kewirausahaan menjadi penting agar penerima pensiun memiliki wawasan dalam melihat peluang usaha dan mengelola potensi yang dimiliki.

Hal tersebut menjadi bagian dari Pelatihan Kewirausahaan Program PEKA yang diselenggarakan melalui sinergi BPJS Ketenagakerjaan dan Bank Syariah Indonesia (BSI) pada Kamis, 3 September 2026. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 50 penerima pensiun dan menghadirkan sejumlah pemateri dari berbagai bidang.

BSI sendiri secara aktif menjalankan berbagai program pelatihan, pembinaan, dan pendampingan untuk mendorong masyarakat mengembangkan usaha. Pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem kewirausahaan yang tidak hanya berfokus pada pembiayaan, tetapi juga peningkatan kapasitas dan pengetahuan peserta.

Kegiatan dihadiri oleh Manager RO 5 BSI Jakarta, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bogor, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bogor, serta para pemateri dari berbagai bidang.

Dalam kesempatan tersebut, nusaQu turut berkesempatan mengisi sesi pemaparan program unggulan yang disampaikan oleh Mas Akbar selaku BM Marketing nusaQu. Selain nusaQu, kegiatan juga menghadirkan pemateri dari BSI Agen dan Koperasi Jasa Amanah Madani Halal (SIJAMAL).

Pemaparan nusaQu berfokus pada dua program utama, yaitu Tabungan Qurban dan Kemitraan Ternak. Kedua program tersebut diperkenalkan sebagai pilihan yang dapat dipertimbangkan oleh peserta sesuai kebutuhan dan tujuan masing-masing.

Melalui Tabungan Qurban, peserta diperkenalkan dengan konsep mempersiapkan kebutuhan ibadah qurban secara bertahap. Sementara melalui Kemitraan Ternak, peserta mendapatkan gambaran mengenai peluang berpartisipasi dalam bisnis peternakan tanpa harus menjalankan seluruh proses pemeliharaan ternak secara mandiri.

Pemaparan tersebut tidak hanya memperkenalkan produk, tetapi juga memberikan gambaran mengenai cara kerja program serta manfaat yang ditawarkan. Hal ini penting karena memilih peluang usaha membutuhkan pemahaman yang cukup, terutama terkait mekanisme program, risiko, dan ketentuan yang berlaku.

Bagi nusaQu, kesempatan hadir dalam kegiatan ini juga menjadi ruang untuk memperkenalkan sektor peternakan kepada masyarakat yang sedang mencari alternatif kegiatan produktif setelah memasuki masa pensiun. Peternakan tidak hanya berkaitan dengan pemeliharaan sapi, kambing, atau domba, tetapi juga memiliki rantai usaha yang melibatkan pengadaan ternak, pakan, pemeliharaan, hingga pemasaran.

Antusiasme peserta menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Melalui sesi pemaparan dan diskusi, peserta dapat mengenal lebih jauh program nusaQu sekaligus mempertimbangkan apakah program yang ditawarkan sesuai dengan kebutuhan dan rencana mereka.

Kegiatan ini juga menunjukkan pentingnya kolaborasi antara lembaga dan pelaku usaha dalam memberikan akses informasi kewirausahaan. Pelatihan tidak berhenti pada penyampaian materi, tetapi dapat menjadi pintu awal bagi peserta untuk mengenal berbagai pilihan kegiatan ekonomi secara lebih luas.

Keikutsertaan nusaQu dalam Pelatihan Kewirausahaan Program PEKA BPJS Ketenagakerjaan dan BSI menjadi kesempatan untuk memperkenalkan sektor peternakan melalui dua program unggulan, yaitu Tabungan Qurban dan Kemitraan Ternak, kepada sekitar 50 penerima pensiun.

Melalui kegiatan ini, nusaQu berharap semakin banyak masyarakat yang mengenal peluang di sektor peternakan dan dapat memilih program yang sesuai dengan kebutuhan serta tujuan masing-masing. Bagi peserta yang tertarik, informasi lebih lanjut dapat dipelajari secara langsung sebelum menentukan pilihan.

Tertarik mengenal lebih jauh program nusaQu?
Informasi mengenai Tabungan Qurban, Kemitraan Ternak, dan program lainnya dapat diperoleh melalui nusaqu.id